Makanan Dengan Usia Tertua Yang Masih Bertahan Hingga Kini

11 Makanan Dengan Usia Tertua Yang Masih Bertahan Hingga Kini


1. Bir (3400 - 2900 SM)

Resep bir tertua di dunia baru saja ditemukan beberapa bulan belakangan ini. Tetapi tidak dalam bentuk resep tertulis. Sekelompok arkeolog menemukan peralatan memasak dan merebus bir yang dari 3400 SM di sebuah situs arkeologi yang baru saja digali. Mereka menemukan beberapa bahan yang tersisa sebagai jejak di dalam guci-gucinya. Bahan itu antara lain jelai Cina, dan berbagai bahan lainnya yang dikenal sebagai bahan bir. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa proses pengolahan bir telah lama ada di Bumi. Mesir hingga Iran, tetapi yang mereka temukan di Cina diyakini sebagai tempat pengolahan bir tertua di dunia. 
2. Puding Jelatang (6000 SM)

Jelatang atau poison ivy sebenarnya adalah tumbuhan yang dapat dimakan. Tetapi baunya yang menyengat dan tidak sedap membuat banyak orang yang memilih untuk tidak memakannya. Meskipun demikian, orang Inggris mengatakan bahwa jelatang yang telah diolah sedemikian rupa merupakan campuran yang enak untuk hidangan bernama risotto. Sebuah penemuan di tahun 2007 menyatakan bahwa jelatang pun pernah digunakan sebagai bahan baku utama sebuah masakan. Masakan itu adalah puding jelatang. Resepnitu sendiri dicatatkan pada tahun 6000 SM. Tetapi para ahli beranggapan dan yakin bahwa resep itu sendiri sebenarnya berusia 2000 tahun lebih tua dari tanggal tercatatnya. Itu berarti hidangan ini sendiri sudah berusia lebih dari 8000 tahun lamanya. 


3. Pai Daging (1700 SM)

Pai daging adalah makanan khas yang amat terkenal di Australia dan bahkan banyak negara lainnya. Tetapi siapa yang menyangka ternyata hidangan yang satu ini telah disajikan selama 3000 tahun lamanya. Resep pai daging pertama berasal dari peradaban Mesopotamia kuno. Dalam tiga buah prasasti yang ditulis pada tahun 1700 SM (kemudian diterjemahkan oleh akademisi sekaligus chef asal Perancis bernama Jean Bottero) salah satunya menceritakan tentang resep pembuatan pie. Dalam resep awalnya, seluruh tubuh dari unggas yang menjadi isian pie digunakan. Utamanya bagian tenggorokan. Tetapi kini pie daging sudah mengalami banyak perkembangan dan kreasi hingga sekarang. 
4. Sup Penyembuh Mabuk (900 M)

Jika Anda sering menonton drama Korea, hangover cure stew atau sup yang dikonsumsi setelah mabuk adalah hidangan yang sering muncul. Tetapi ternyata hidangan ini bukanlah hidangan yang baru muncul belakangan ini. Buku resep masakan tertua yang ditulis ketika peradaban Baghdad kuno berjudul The Boom of Dishes memuat lebih dari 600 resep masakan. Tetapi salah satu yang paling populer adalah kishkiyya atau hangover stew. Ibn Sayyar al-Warraq sendiri banyak menuliskan resep yang bahkan berusia jauh lebih tua dari usianya. Kishkiyya sendiri tidak diketahui sudah berapa lama disajikan di Bumi. Tetapi bahan bakunya kurang lebih sama dari dulu hingga sekarang. Potongan daging, sayuran hijau, serta rempah-rempah yang dimasak dalam kaldu yang kaya rasa. 
5. Frumenty (1381)

Frumenty adalah salah satu masakan yang berasal dari Eropa Abad Pertengahan. Ditulis pertama dalam buku resep The Forme of Curry pada tahun 1381. Frumenty adalah gandum yang dimasak bersama sari almond dan ditambahkan perasa manis serta buah-buahan. Hidangan ini seringkali disantap bersama masakan yang bercita rasa gurih karena perpaduan gurih dan manis sangat banyak disukai orang kala itu. Banyak koki yang mencoba mengkreasikan frumenty dari abad ke 14 dengan sentuhan modern karena frumenty sendiri hingga kini masih disukai banyak orang. 
6. Linzer Torte (1653)

Jika Anda ingin mencari kue tertua di dunia, maka Linzer Torte adalah jawabannya. Kue tart dengan isian selai dan ditutupi adonan pastri di atasnya ini sudah ada sejak tahun 1696. Tetapi penelitian kemudian menemukan bahwa Linzer Torte sendiri telah tercatat Manuskrip Veronese pada tahun 1653 yang ditemukan di Ausrtria pada tahun 2005. Hingga kini linzer torte sudah banyak berubah dan dikreasikan hingga sangat berbeda dari resep aslinya. Jika Anda ingin menemukan resep linzer torte yang paling akurat adalah dengan mencarinya di situs nasional Austria. 
7. Tamales (8000 - 5000 SM)

Tamale adalah sejenis makanan yang terbuat dari masa (semacam adonan roti) dan diisi dengan buah, daging, atau sayuran. Hidangan ini sangat populer di kalangan Mesoamerika dari zaman dahulu. Tamale banyak dikonsumsi oleh bangsa Olmec, Toltec, Aztec, bahkan suku Maya. Masa yang telah diisi dikukus dengan dibungkus oleh pelepah jagung atau daun pisang. Tamale sering disajikan sebagai makanan bekal bagi para pengembara dan tentara kala itu. Dahulu isi dari tamale sangatlah beraneka ragam. Mulai dari daging sapi, hingga sayuran, bahkan kodok. Catatan tentang Tamale sendiri dibuat pada tahun 200-1000 M berupa hieroglif peradaban Kuno Maya. Kini tamale dikonsumsi secara luas di Meksiko, Argentina, bahkan Fillipina. 
8. Isicia Omentata (4 M)

Burger dapat dikatakan sebagai ikon dari makanan modern. Roti yang diisi daging dan dilengkapi keju, selada, dan bahan lainnya ini menjadi sangat terkenal bahkan sejak pertama di pasarkan di Amerika Serikat pada tahun 1900. Tetapi asal usul dari burger itu sendiri sebenarnya dapat diyakini mirip dengan hidangan kuno bernama Isicia Omentata yang berasal dari peradaban bangsa Romawi. Resep yang berusia lebih dari 1500 tahun ini tertulis di dalam buku Apicius: De Re Coquinara. Isicia Omentata adalah hidangan yang terbuat dari daging giling, saus dan berbagai bumbu yang diaduk menjadi satu bersama anggur putih atau white wine daun saus ikan bernama Garum. Adonan ini kemudian dipipihkan dan dipanggang di atas api terbuka. Isicia omentata kemudian menjadi cikal bakal dari hamburger masa kini. 
9. Pancakes (3300 SM) 

Pancakes adalah makanan yang sangat terkenal sebagai sajian yang mudah dibuat dan dikreasikan. Pancakes pun dapat disantap dengan berbagai toppinh seperti sirup, madu, cokelat, dan masih banyak lagi. Di berbagai tempat pun memiliki varian pancakenya sendiri. Tetapi apabila menelusuri asal usul pancake itu sendiri maka akan membawa Anda ke Otzi si manusia es yang hidup pada tahun 3300 SM. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat jejak makanan berupa pancake tepung einkorn di lambungnya yang merupakan makanan terakhirnya. Selain itu peradaban Yunani Kuno juga diketahui telah menyantap pancake sebagai menu sarapannya. Bangsa Yunani kuno menggunakan istilah tagenia yang berarti wajan penggorengan. Pancake versi mereka yaitu tepung terigu dan minyak zaitun yang di goreng kemudian disajikan bersama susu atau madu. Seorang penjelajah pada abad ke 3 bernama Atheneaus juga mengatakan tentang hidangan serupa dengan campuran adonan tepung yang disajikan dengan wijen, keju, atau madu. Bangsa Romawi kuno juga diketahui melalui buku resep masakan kuno yaitu Apacius menuliskan secara rinci tentang resep pancake yang bernama alia dulcia. Resep tersebut menuliskan tentang masakan yang terbuat dari campuran terigu, telur, lalu digoreng dan disajikan bersama madu. Nama pancake sendiri baru digunakan di Amerika Serikat pada abad ke 15.
10. Pilaf (1000 – 500 SM)

Nasi telah menjadi santapan bagi manusia sejak zaman dahulu. Pilaf sebagai contohnya adalah sebuah resep kuno yang terbuat dari beras, sayur, dan daging yang dimasak dalam kaldu dan dibumbui dengan beberapa bumbu dan rempah berbeda. Beberapa bahan yang sering digunakan untuk pilaf antara lain adalah ayam, domba, ikan, seafood, wortel, dan masih banyak lagi. Pilaf sendiri memiliki berbagai nama di berbagai penjuru Timur Tengah, Asia Tengah, Asia Selatan, Afrika Timur, Balkan, dan lainnya. Secara etimologis pilaf berasal dari bahasa Persia yaitu Polos atau Pulao dalam bahasa Sansekerta yang berarti bola nasi. Walau beras sendiri pertama kali dibawa dari Cina 13.000 tahun lalu, bangsa Persia kuno juga sudah mulai memanen beras pada tahun 1000 – 500 SM yang membuka jalan pada resep pilaf pertama. Pada tahun 328 SM, Alexander Agung mengatakan pada bangsa Sogdian yang tinggal di Samarkand bahwa ia sangatlah menikmati pilaf. Resep ini kemudian tersebar ke Makedonia hingga beberapa bagian Eropa.
11. Cheesecake (2000 SM)

Banyak orang yang menggemari cheesecake karena cita rasanya yang creamy dan manis. Cheesecake biasanya terbuat dari lapisan tebal keju manis dan biscuit atau adonan kue sebagai bahan dasar atau pinggirannya. Versi Amerika dari cheesecake sendiri baru ditemukan pada tahun 1872 oleh William Lawrence, seorang pengantar susu. Tetapi cheesecake sebenarnya sudah ada bahkan sejak zaman peradaban Yunani Kuno. Hal ini terbukti dari temuan para arkeolog berupa potongan keju yang tampak seperti kue yang berasal pada tahun 2000 SM. Pada masa itu, cheesecake hanya menggunakan campuran sederhana dari madu, tepung, dan keju lembut untuk menghasilkan rasa kue yang ringan dan disajikan ketika pernikahan maupun pesta lainnya. Beberapa ahli sejarah meyakini bahwa cheesecake pertama disajikan di Samos, sebuah pulau di Yunani yang telah lama tidak dihuni sejak 5000 tahun. Makanan penutup ini bahkan telah lama disajikan kepada para atlet yang berpartisipasi di Olimpiade pertama pada tahun 776 SM. Resep paling awal dari hidangan ini dapat ditemukan pada buku yang ditulis oleh Atheneaus pada tahun 230 M. Datangnya bangsa Romawi ke Yunani pada tahun 146 SM membuat resep cheesecake kemudian diadopsi oleh bangsa Romawi yang menambahkan telur serta keju parut ke dalamnya. Kreasi lainnya bahkan sering ditambahkan parutan kulit lemon atau jeruk yang masih seirng digunakan hingga sekarang. Resep tertua cheesecake dapat ditemukan juga di tulisan Marcus Sato yang berjudul De Agri Cultura. Cheesecake kemudian sampai ke Eropa dan dirumorkan sebagai salah satu makanan penutup favorit Raja Henry VIII.
Itulah beberapa makanan yang berasal dari resep kuno dan masih bertahan hingga sekarang.

https://www.vebma.com/food/11-makanan-dengan-usia-tertua-yang-masih-bertahan-hingga-kini/11649
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar